Sifat-sifat Cahaya, Pengertian, Serta Contohnya

Sifat-sifat Cahaya, Pengertian, Serta Contohnya

, , Serta Contohnya – Saat malam tiba, Kamu dapat membaca buku dengan bantuan lampu yang menyinari. Selain itu, Bumi juga terbantu penerangannya secara alami oleh sinar matahari.

Baik yang alami maupun buatan, sumber penerangan tersebut dikenal sebagai . Penerangan ini sangat membantu kehidupan kita sehari-hari.

Bayangkan saja jika tidak ada cahaya yang menerangi bumi, maka kondisi bumi akan gelap gulita sepanjang masa dan tidak ada kehidupan.

Mari kita mempelajari apa itu cahaya, bagaimana cahaya dan apa saja contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Tahukah Kamu apa itu cahaya?

Cahaya merupakan suatu gelombang yang dapat ditangkap oleh mata. Sehingga, jika tidak ada cahaya maka kita tak dapat melihat apapun.

Cahaya sangat dibutuhkan oleh semua mahluk di muka Bumi. Misalnya, tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Manusia membutuhkan cahaya untuk kesehatan tulang, maupun mempermudah kegiatan sehari-hari.

Apa saja sumber cahaya?

Sumber cahaya terdiri dari dua jenis, yaitu sumber cahaya alami dan buatan.

Cahaya alami seperti sinar matahari, kerlip bintang, nyala api, maupun sinar bulan. Sedangkan cahaya buatan seperti lampu dan senter.

Sifat-sifat Cahaya

Cahaya tidak memiliki bentuk dan rupa, namun cahaya memiliki sifat-sifat tertentu. Berikut adalah beberapa sifat-sifat cahaya.

  • Merambat lurus
  • Dapat dipantulkan
  • Menembus benda bening
  • Membias
  • Dapat diuraikan

Mari kita bahas satu persatu!

1. Merambat Lurus

Kamu dapat melihat pada pagi dan sore hari jendela rumahmu. Perhatikanlah baik-baik bagaimana sinar matahari merambat lurus melalui celah-celah jendela tersebut.

Terlihat sinar matahari yang berbentuk garis-garis lurus tersebut dari luar jendela masuk ke dalam rumah Kamu. Itulah yang dimaksud sifat cahaya yang merambat lurus.

2. Dapat Dipantulkan

Sifat cahaya selanjutnya yaitu dapat dipantulkan. Hal ini dapat Kamu lihat saat cermin Kamu arahkan ke sinar matahari, dan hadapkan ke tembok. Pantulan sinar matahari akan terlihat di tembok.

3. Menembus Benda Bening

Jika Kamu amati dengan seksama, air, plastik, kaca, maupun benda lain yang bening, dapat meneruskan cahaya. Artinya, Kamu masih dapat melihat benda-benda jika diletakkan dalam media tersebut.

Itu tandanya salah satu dari sifat-sifat cahaya dapat menembus benda bening.

Namun, benda-benda lain seperti buku, tembok maupun kayu, tidak dapat meneruskan cahaya. Kamu tidak akan melihat benda-benda yang tertutup oleh tembok.

4. Membias

Pembiasan cahaya adalah pembelokan cahaya ketika berkas cahaya melewati bidang batas antar medium yang berbeda.

dari sifat cahaya yang membias adalah ketika pensil yang Kamu masukkan ke gelas bening berisi air.

Pensil tersebut terlihat seolah-olah patah atau tidak seperti pensil yang normal.

Padahal, pensil tidak mengalami perubahan atau kerusakan apapun.

Hal tersebut terjadi karena cahaya mengalami pembiasan saat melalui bidang batas tiga medium yang berbeda, yaitu air, udara dn kaca.

5. Dapat Diuraikan

Sifat-sifat cahaya yang terakhir yaitu dapat diuraikan. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari adalah peristiwa terjadinya pelangi.

Pernahkah kamu melihat pelangi? Betapa indah fenomena alam ini!

Pelangi berasal dari cahaya matahari yang berwarna putih, kemudian bertemu dengan butiran hujan. Setelah itu, cahaya putih mengalami pembiasan dan terurai menjadi tujuh warna.

Untuk Kamu ketahui, pelangi memiliki tujuh warna yang disebut Mejikuhibiniu, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Warna-warna tersebut juga dikenal dengan spektrum warna.

Jadi, proses terjadinya pelangi tak lepas dari peran sifat-sifat cahaya ini, yaitu dapat diuraikan.

Nah, itu tadi pembahasan mengenai sifat-sifat cahaya, , beserta -contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat-sifat Cahaya, Pengertian, Serta Contohnya